Indramayu//insanpenarakyat.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah (Setda) menggelar rapat pembahasan draf Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Indramayu dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Wiralodra (Unwir).
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat pada Senin (06/07/2026) ini, berfokus pada pendampingan pendaftaran dan pengelolaan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Rapat ini merupakan tindak lanjut dari surat Plt. Kepala Bapperida Nomor 000.9.1/121/Rida perihal permohonan penyusunan PKS yang telah dilayangkan sejak Juni lalu.
Acara resmi dibuka oleh Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Indramayu, Ade Suhayati, sementara jalannya pembahasan draf dipandu oleh Aan Kunaefi.
Dalam sambutannya, Ade Suhayati menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam melindungi aset intelektual lokal.
โKerja sama ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas SDM di lingkungan Pemkab Indramayu. Kita ingin memastikan seluruh hasil riset, pengkajian, dan inovasi daerah mendapatkan perlindungan hukum yang kuat serta mampu mengoptimalkan pendaftaran HKI, baik yang bersumber dari pemerintah daerah maupun dari Universitas Wiralodra,โ ujar Ade.
Pertemuan yang diinisiasi oleh Bapperida selaku pemrakarsa ini, dihadiri oleh Andi Agus dari Bidang Inovasi Bapperida beserta jajaran, Supendi dari Bagian Hukum, Deni Ismunandar beserta tim dari LPPM Unwir, serta perwakilan dari Diskominfo dan Bagian Organisasi.
Melalui kesepakatan yang sedang dimatangkan ini, proses penandatanganan dokumen kerja sama nantinya akan dilakukan secara resmi oleh Plt. Kepala Bapperida Kabupaten Indramayu, Aan Hendrajana bersama Ketua LPPM Universitas Wiralodra, Yudhi Mahmud.
Melalui kolaborasi erat ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk mendorong pemanfaatan HKI guna meningkatkan nilai tambah hasil penelitian. Sinergi antara Bapperida dan LPPM Unwir diharapkan tidak hanya memperkuat inventarisasi karya intelektual, tetapi juga mendukung implementasi nyata inovasi tersebut bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Indramayu.
(Yusuf R)





