Indramayu//insanpenarakyat.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim kembali meninjau langsung sejumlah Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) di 4 kecamatan sekaligus menyalurkan bantuan stimulan rehabilitasi rumah dari BAZNAS Kabupaten Indramayu kepada warga yang membutuhkan, Selasa (7/7/26).
Peninjauan dilakukan di Kelurahan Karangmalang, Kecamatan Indramayu; Desa Telagasari, Kecamatan Lelea; Desa Krasak, Kecamatan Jatibarang; dan Kecamatan Sukagumiwang.
Pada setiap lokasi, Bupati Lucky Hakim menyerahkan bantuan stimulan rehabilitasi rumah sebesar Rp20 juta beserta paket sembako kepada masing-masing penerima manfaat.
Lokasi pertama yang dikunjungi adalah rumah milik Sadiman (75) di Kelurahan Karangmalang, Kecamatan Indramayu. Sehari-hari Sadiman bekerja sebagai penarik becak, namun kini sudah jarang mendapatkan penumpang sehingga hanya mengandalkan bantuan dari warga sekitar untuk memenuhi kebutuhan hidup.
Kondisi rumah yang ditempatinya sangat memprihatinkan. Setelah rumah lamanya roboh, ia sempat tinggal di rumah kerabat selama dua bulan sebelum berutang untuk membangun sebuah kamar sederhana di belakang rumah anak perempuannya. Rumah tersebut masih berlantai tanah, bocor saat hujan, dan belum memiliki fasilitas toilet maupun sanitasi yang layak.
Selanjutnya, Bupati Lucky Hakim meninjau rumah milik Ropiah di Desa Telagasari, Kecamatan Lelea. Dalam kesempatan itu, Bupati Lucky Hakim memastikan rumah yang ditempati Ropiah akan segera direnovasi melalui bantuan BAZNAS Kabupaten Indramayu.
Selain memastikan proses pembangunan segera dimulai, Bupati Lucky Hakim juga mengingatkan agar kasur yang telah berjamur tidak lagi digunakan karena dapat membahayakan kesehatan. Bupati Lucky Hakim meminta rumah yang akan dibangun nantinya dirancang ramah bagi penyandang disabilitas dengan lantai rata dan jalur landai agar memudahkan penggunaan kursi roda.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke rumah milik Sunarti Nurjannah di Desa Krasak Pulo, Kecamatan Jatibarang. Rumah yang ditempatinya mengalami kerusakan berat akibat kebakaran hingga menyisakan sebagian dinding dan rangka bangunan. Selama ini, Sunarti terpaksa tinggal sementara di sebuah warung karena seluruh harta benda di dalam rumah habis terbakar.
Lokasi terakhir berada di Kecamatan Sukagumiwang, yakni rumah milik Suminih yang tinggal bersama cicitnya. Rumah berdinding bilik bambu tersebut telah puluhan tahun dalam kondisi memprihatinkan, nyaris roboh, dan kerap tergenang air ketika hujan.
Bupati Lucky Hakim mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian bersama agar masyarakat dapat segera menempati rumah yang lebih layak, aman, dan sehat.
“Kami memberikan bantuan stimulan rehabilitasi rumah. Dalam waktu dekat proses pembangunan akan segera dimulai sehingga penerima manfaat dapat tinggal di rumah yang lebih layak. Nanti juga akan dibuatkan toilet beserta fasilitas sanitasinya,” katanya.
Bupati Lucky Hakim mengaku prihatin karena masih banyak warga di Kabupaten Indramayu yang tinggal di rumah tidak layak huni. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus berupaya menjalankan program rehabilitasi rumah, meski pelaksanaannya kerap terkendala status kepemilikan lahan.
“Kami berkolaborasi dengan BAZNAS. Dana zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat dimanfaatkan untuk membantu warga yang benar-benar membutuhkan. Kami akan terus menampung aspirasi dan berupaya memberikan pelayanan terbaik secepat mungkin,” ujarnya.
(Yusuf R)




