Polisi Olah TKP Kecelakaan maut 12 Nyawa Melayang di Indramayu

Indramayu//insanpenarakyat.com – Polisi menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan maut di jalur Pantura Desa Kiajaran, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Kecelakaan yang melibatkan satu mobil pikap dan dua truk tersebut menewaskan 12 orang.

Olah TKP dilakukan tim Ditlantas Polda Jawa Barat bersama Satlantas Polres Indramayu. Petugas memeriksa sejumlah titik di lokasi untuk mengetahui kronologi dan penyebab pasti kecelakaan.

Selain menyebabkan 12 orang meninggal dunia, insiden tersebut juga mengakibatkan enam korban terluka. Mereka masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit karena mengalami luka robek hingga patah tulang.

Para korban terluka diketahui terlempar dari mobil pikap yang mereka tumpangi. Benturan keras membuat para penumpang menghantam permukaan jalan.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jabar AKBP Jimmy Manurung mengatakan, olah TKP ini menerjunkan tim Traffic Accident Analysis (TAA). Tim ahli ini bertugas untuk menggelar olah TKP secara digital serta ilmiah demi memastikan penyebab utama dari tabrakan.

“Kami dari Ditlantas Polda Jawa Barat bersama tim TAA hadir di sini untuk melaksanakan olah TKP secara digital dan ilmiah agar dapat mengungkap penyebab kecelakaan tersebut,” ujar AKBP Jimmy kepada awak media, Senin, 13 Juli 2026.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara di lokasi, insiden maut ini bermula ketika mobil pikap Granmax berhenti di lajur kanan jalan. Kendaraan tersebut terpaksa berhenti karena sang pengemudi berniat untuk memutar balik arah.

Namun, dari arah belakang melaju truk Hino Wing Box yang langsung menghantam keras bodi belakang mobil pikap. Benturan hebat tersebut membuat mobil pikap terdorong maju tanpa kendali hingga masuk ke jalur berlawanan. Pada saat bersamaan, muncul truk Hino lainnya dari arah berlawanan sehingga tabrakan kedua kembali terjadi.

“Kendaraan Grand Max berhenti di sebelah kanan jalan dengan rencana ingin memutar balik. Namun sesaat setelah berhenti ditabrak kendaraan Hino Wing Box, sehingga terdorong dan terlempar ke jalur lawan lalu menabrak kendaraan di depannya,” kata AKBP Jimmy.

Mobil pikap tersebut membawa rombongan pengantar pengantin dari Desa Cempeh, Kecamatan Lelea serta Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu. Kasus kecelakaan maut yang menewaskan 12 orang itu kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Indramayu.

(AH)

  • Related Posts

    Mobil Box Terbakar di Patrol Indramayu Kerugian 200 Juta

    Indramayu//insanpenarakyat.com – Sebuah mobil Box L 300 terbakar hebat di jalur Desa Patrol Blok Bunder Kecamatan Patrol Kabupaten Indramayu pada Selasa 13 Oktober 2026 sekira pukul 12.05 WIB. Informasi didapat…

    Rumah Ludes Terbakar diJayalaksana Kedokan Bunder Indramayu

    Indramayu//insanpenarakyat.com – Kebakaran rumah kembali terjadi di Desa Jayalaksana Kecamatan Kedokan Bunder Kabupaten Indramayu pada Senin 12 Oktober 2026 sekira pukul 12.15 WIB. Informasi diperoleh dari petugas Damkar Mako Jatibarang…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *