Indramayu//insanpenarakyat.com – Sebuah rumah berpenghuni milik almarhum Sucita di Blok Pasar, RT 005/RW 001, Desa Sanca, Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, terbakar pada Rabu (14/10/2026) sore.
Kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik dengan estimasi kerugian mencapai Rp300 juta.
Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pos Unit Patrol menerima laporan pada pukul 17.19 WIB dan segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan pemadaman. Api berhasil dipadamkan setelah petugas melakukan penanganan bersama unsur terkait.
Berdasarkan laporan Danru I Pos Unit Damkar Patrol, Firman Hadiansyah, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 17.00 WIB oleh jurutulis Desa Sanca. Informasi tersebut diperoleh dari keterangan salah seorang anggota Polsek Gantar.
Api diketahui muncul dari ruang depan rumah yang diduga mengalami korsleting listrik. Kobaran api kemudian dengan cepat merambat dari ruang depan ke ruangan lainnya.
Rumah yang terbakar memiliki luas bangunan sekitar 210 meter persegi. Meski menimbulkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp300 juta, laporan petugas tidak mencatat adanya korban jiwa.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, enam personel Damkar Pos Unit Patrol diterjunkan, yakni Firman H, Achmad Rifa’i, Khaerun, Cipto P, Ridho M, dan Teguh A.
Petugas juga mendapat bantuan dari masyarakat sekitar, personel Polsek Gantar, serta unsur TNI untuk mendukung proses penanganan di lokasi kejadian.
Danru I Pos Unit Damkar Patrol, Firman Hadiansyah, menyampaikan dalam laporan resminya bahwa api berhasil dipadamkan setelah petugas melakukan penanganan.
โApi berhasil dipadamkan,โ demikian kesimpulan dalam laporan penanganan kebakaran Damkar Pos Unit Patrol.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya menjaga keamanan instalasi listrik di lingkungan rumah. Pemeriksaan berkala terhadap kabel, stopkontak, dan peralatan listrik diperlukan untuk mengurangi risiko korsleting yang dapat memicu kebakaran.
Masyarakat juga diimbau segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran agar petugas dapat melakukan penanganan secepat mungkin.
Hingga laporan ini disusun, penyebab kebakaran masih disebut sebagai dugaan korsleting listrik berdasarkan laporan awal petugas. (AH)






