Indramayu//insanpenarakyat.com – Sebagai komitmen menjaga keamanan dan kondusifitas lingkungan di lingkungan desa masing-masing, baik sebelum, saat, dan pasca pemilihan kuwu, sebanyak 482 calon kuwu (calwu) dari 139 desa deklarasi damai dengan membacakan ikrar damai sekaligus mendatangani bersama untuk menjaga keamanan desa serta menerima hasil dari pemilihan kuwu, Jum’at (28/11/2025).
Bertempat di Pendopo Bupati Indramayu, deklarasi damai yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu ini, dihadiri Bupati Indramayu Lucky Hakim, Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Indramayu Kiki Zakiyah, perwakilan Kodim 0616 Indramayu, perwakilan Kejaksaan Negeri Indramayu, Plt Kepala DPMD Kabupaten Indramayu Kadmidi, dan camat seβ Kabupaten Indramayu.
Pada kesempatan itu, Bupati Indramayu Lucky Hakim menyatakan deklarasi damai dan pembacaan ikrar bersama para calon kuwu terdapat beberapa poin penting yang harus dipatuhi para calon kuwu, dinamika kompetisi di tingkat desa memiliki potensi gesekan sosial, sehingga komitmen damai harus dipahami dan dijalankan secara sungguh-sungguh.
βPoin-poin deklarasi harus dihayati sebaik mungkin, karena kondisi itu yang akan kita hadapi, kita juga minta kepada semua calon kuwu untuk menjaga komunikasi kepada pendukungnya sebaik mungkin agar suasana desa aman, nyaman, dan kondusif,β ujarnya.
Ditempat sama, Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasi Humas AKP Tarno mengatakan deklarasi damai merupakan momentum penting untuk menyatukan komitmen seluruh pihak agar pilwu berjalan aman. Deklarasi ini menjadi pengingat bahwa perbedaan pilihan tidak boleh menimbulkan gesekan di tengah masyarakat. Polres Indramayu berkomitmen menjaga keamanan, namun harmoni desa tetap harus dibangun oleh seluruh elemen.
Ia juga menekankan bahwa kolaborasi semua pihak menjadi faktor kunci terciptanya Pilwu yang tertib dan demokratis, dan berharap seluruh calon kuwu dan para pendukung dapat menjunjung sportivitas serta menghindari tindakan provokatif yang berpotensi mengganggu ketertiban, serta menerima dengan lapangan dada hasil dari pemilihan kuwu.
βSemoga seluruh rangkaian pilwu serentak 2025 berlangsung damai. Mari bersama-sama menjaga kondusivitas desa agar proses demokrasi ini berjalan lancar, aman dan kondusif,β kata Tarno.
Pada akhir kegiatan ditutup dengan doa bersama lintas tokoh, sebagai simbol harapan agar Indramayu tetap rukun, aman, dan diberkahi dalam setiap proses pembangunan desa, serta penandatangan kesepakatan deklarasi damai yang ditandatangani oleh pada calon kuwu di Kabupaten Indramayu serta dari unsur Forkopimda Indramayu.
(AH)





