Indramayu//insanpenarakyat.com – Akibat intensitas curah hujan beberapa hari terakhir di wilayah Kabupaten Indramayu mengakibatkan tanggul Kali Cimanuk Jatibarang Jebol sekitar pukul 15:00 WIB.
Akibat jebolnya tanggul kali Cimanuk Jatibarang. Debit air sungai meningkat drastis dan disertai hujan deras yang mengguyur di wilayah hulu dan sekitarnya sejak siang hari, sehingga tekanan debit air sungai tinggi menyebabkan tanggul kali Cimanuk tidak mampu menahan debit arus air sungai tersebut.
Sehingga mengakibatkan tanggul tersebut jebol, dan air masuk ke permukiman warga di dua desa, yaitu meliputi desa Kertasmaya, Kecamatan Kertasmaya, Desa Rambatan Kulon blok Bangkir Pulo, Kecamatan Lohbener, terendam bajir ketinggian air mencapai 50 cm hingga 1 meter, pada Sabtu sore (24/01/26).
Salah satu warga Desa Kertasmaya, Sumarni mengatakan, kurang dari 1 jam debit air sungai Cimanuk sudah merendam rumah warga, dan selain itu warga sekitar langsung bergegas menyelamatkan barang-barang yang ada di rumahnya ke tempat yang lebih tinggi.

Selain itu Petugas dari BPBD Kabupaten Indramayu dan TNI-POLRI, Serta aparat desa, gerak cepat langsung turun ke lokasi untuk melakukan evakuasi terbatas serta pemantauan kondisi tanggul di Beberapa titik rawan banjir dipasangi tanda peringatan untuk mencegah warga mendekat.
Kepala BPBD Kabupaten Indramayu Drs. Dadang Oce Iskandar mengungkapkan, Kami tetap fokus untuk keselamatan warga sekitar yang terkena dampak banjir, selain itu juga kami masih melakukan pendataan yang terdampak banjir, dan terus memantau debit air sungai Cimanuk. Kami menghimbau kepada warga tetap waspada bila debit air sungai kembali meluap warga segera mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.
Hingga Sabtu sore, belum ada laporan korban jiwa. Namun ratusan rumah warga dan area persawahan terdampak banjir, sehingga menyebabkan aktivitas warga lumpuh sementara, karena beberapa akses jalan di genangi air (AH)





