Indramayu//insanpenarakyat.com – Ratusan anggota Pramuka Penggalang dari berbagai Gugus Depan (Gudep) di Kecamatan Losarang, Kabupaten Indramayu, mulai mengikuti Lomba Tingkat (LT) II Tahun 2026, Kamis (13/8/2026).
Kegiatan yang digelar Kwartir Ranting (Kwarran) Losarang tersebut diawali dengan upacara pembukaan yang dipimpin Camat Losarang Encep Ria Setiadi, S.E., M.Si., selaku pembina upacara.
Sejumlah unsur turut hadir dalam pembukaan, di antaranya pengurus Kwarran Gerakan Pramuka Losarang, Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran), Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus), pembina pendamping, panitia, dewan juri, serta para peserta.
Namun, LT II kali ini tidak hanya menempatkan persaingan dan perolehan juara sebagai tujuan utama. Di balik berbagai kegiatan yang akan dijalani peserta, terdapat misi pembinaan karakter yang menjadi bagian penting dari pendidikan kepramukaan.
Dalam amanatnya, Encep mengatakan kegiatan tersebut dapat menjadi ruang bagi peserta untuk mengasah keterampilan sekaligus membangun kedisiplinan, keberanian, kerja sama, kepemimpinan, dan rasa tanggung jawab.
โKegiatan Lomba Tingkat II ini bukan semata-mata untuk mencari siapa yang menjadi juara. Kegiatan ini merupakan sarana untuk mengembangkan keterampilan, kedisiplinan, keberanian, kerja sama, kepemimpinan, tanggung jawab, serta membentuk karakter Pramuka yang berakhlak dan berjiwa Pancasila,โ ujar Encep.
Ia meminta seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan semangat dan tetap menjunjung sportivitas, kejujuran serta persaudaraan.
Menurut Encep, pengalaman selama mengikuti kegiatan Pramuka juga memiliki nilai penting bagi peserta. Sebab, pengalaman tersebut tidak berhenti ketika perlombaan selesai, tetapi dapat menjadi bekal ketika mereka menghadapi kehidupan di masa mendatang.
Peserta juga diminta menaati tata tertib, mengikuti arahan pembina dan panitia, serta menjaga nama baik gugus depan. Selain itu, kebersihan, keamanan dan ketertiban selama kegiatan menjadi tanggung jawab bersama.
Kepada para pembina pendamping, Encep meminta agar mereka memberikan motivasi dan keteladanan kepada peserta sekaligus membantu menciptakan suasana kegiatan yang kondusif dan penuh kekeluargaan.
Sementara kepada panitia dan dewan juri, ia menyampaikan apresiasi atas waktu, tenaga dan pikiran yang dicurahkan untuk mendukung pelaksanaan LT II.
Menyiapkan Generasi untuk Indonesia Emas
Usai upacara pembukaan, Encep mengatakan pelaksanaan LT II merupakan bagian dari proses pembinaan generasi muda yang dinilai penting untuk mempersiapkan sumber daya manusia menghadapi masa depan.
Ia menilai pendidikan karakter perlu dilakukan sejak dini karena generasi muda saat ini akan menjadi bagian penting dalam menentukan arah bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
โSaya menyambut baik kegiatan LT II ini. Di sini anak-anak bisa dibentuk untuk persiapan menjelang Indonesia Emas tahun 2045. Di pundak mereka nasib bangsa kita, jadi perlu dididik secara dini melalui pembentukan karakter,โ kata Encep saat diwawancarai min.co.id.
Menurutnya, kegiatan seperti LT II tidak hanya memberikan kesempatan kepada peserta untuk menguji kemampuan, tetapi juga menghadirkan pengalaman kebersamaan, kedisiplinan dan sportivitas yang dapat dikenang hingga mereka dewasa.
Rangkaian pembukaan kemudian ditutup dengan doa bersama. Selanjutnya, para peserta mengikuti agenda LT II sesuai jadwal yang telah disiapkan panitia.
Melalui kegiatan tersebut, LT II Kwarran Losarang diharapkan tidak berhenti pada persoalan siapa yang menjadi pemenang, tetapi mampu meninggalkan pengalaman dan nilai-nilai positif bagi para peserta untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
(AH)





