Sosialisasi Bantuan Ketahanan Pangan Bulog 2026.

Indramayu//insanpenarakyat.com – Pelaksanaan sosialisasi bantuan ketahanan pangan yang seharusnya menjadi angin segar bagi masyarakat, justru diwarnai sikap tertutup dari pihak Bulog Cabang Indramayu.

Meski melibatkan hajat hidup orang banyak, pejabat yang berwenang di lapangan enggan memberikan rincian data dan teknis penyaluran secara transparan kepada awak media.

Dalam sebuah sesi wawancara usai kegiatan sosialisasi di Aula Kantor Kecamatan Kedokan Bunder Kabupaten Indramayu, Asisten Administrasi dan Umum Bulog Indramayu, Ossa Rosian, tampak enggan memberikan informasi mendalam terkait skema bantuan tahun 2026 tersebut. Dengan alasan khawatir menyalahi wewenang, ia berkali-kali melempar tanggung jawab pernyataan kepada pimpinan.

“Saya takutnya ada statement yang muncul di media, nanti saya yang salah. Nanti saja statement-nya dari pimpinan. Langsung ke kantor saja,” ujar Ossa saat dikonfirmasi di lokasi kegiatan. Kamis, (02/04/2026).

Ketertutupan ini memicu pertanyaan mengenai kesiapan Bulog dalam mendistribusikan bantuan.

Saat ditanya mengenai total tonase bantuan pangan untuk wilayah Kecamatan Kedokan Bunder, Ossa mengaku belum mengetahui angka keseluruhannya, meski ia membenarkan bahwa data penerima sebenarnya sudah tersedia.

“Belum ada jadwalnya, jadi saya belum tahu keseluruhannya. Datanya sudah ada, tapi jadwal pengirimannya belum tahu,” tambahnya.

Meski sempat membenarkan adanya informasi mengenai alokasi sekitar 16 ton bantuan, ia tetap menolak merinci lebih jauh mengenai teknis pembagian di lapangan, selain menyebutkan hal-hal bersifat administratif seperti dokumentasi foto penerima.

Ironisnya, di tengah sikap bungkam tersebut, pihak Bulog berharap program penugasan yang berlanjut dari tahun 2024 ini dapat berjalan lancar tanpa kendala. Namun, minimnya keterbukaan informasi di tingkat pelaksana lapangan justru berpotensi memicu celah pengawasan dari masyarakat dan pers.

Program bantuan pangan merupakan agenda nasional yang menggunakan anggaran negara dalam jumlah besar. Sikap “saling lempar” tanggung jawab informasi antara petugas lapangan dan pimpinan dikhawatirkan dapat menghambat fungsi kontrol sosial dalam memastikan bantuan tersebut tepat sasaran dan bebas dari penyelewengan.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pimpinan Bulog Indramayu belum memberikan keterangan resmi terkait detail jadwal dan mekanisme penyaluran bantuan yang tengah menjadi sorotan tersebut.

(Dulyaman)

  • Related Posts

    Pemdes Cangkingan Menggelar Tradisi Mapag Sri

    Indramayu//insanpenarakyat.com – Dalam rangka menjelang musim panen MT 1,Pemdes Desa Cangkingan menggelar tradisi Mapag Sri yang dilaksanakan dihalaman Balai Desa Cangkingan Kecamatan Kedokan Bunder, pada Jumat (15/05/2026). Dihadiri oleh Jajaran…

    Ketua PWNU Jawa Barat Bersama PP PERGUNU Menggelar Silaturahim

    Indramayu//insanpenarakyat.com – Dalam rangka konsolidasi pendidikan Pengurus Pusat Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (PP PERGUNU) bersama PWNU Jawa Barat menggelar silaturahim yang dilaksanakan di Rumah Prof Dr Asep Syaefudin Chalim MA,…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *