Pemkab Indramayu Dorong School Blue Food Guna Akselerasi Zero Hunger dan Berdayakan UMKM Pesisir

Indramayu//insanpenarakyat.com – Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Perikanan dan Kelautan terus berkomitmen memperkuat inovasi pangan berbasis perikanan lokal.

Langkah strategis ini diambil sebagai upaya nyata dalam meningkatkan gizi anak, menekan angka stunting, membuka peluang usaha baru bagi UMKM, serta mendukung pencapaian SDGs 2030, khususnya tujuan Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) dan pengentasan kemiskinan di wilayah pesisir.

Arah kebijakan ini diperkuat oleh konsep School Blue Food yang digagas oleh Prof. Dr. Ir. Wini Trilaksani, M.Sc., Guru Besar Departemen Teknologi Hasil Perairan, FPIK, IPB University.

Konsep inovatif ini menempatkan ikan dan pangan akuatik tidak sekadar sebagai komoditas mentah, melainkan sebagai instrumen utama pemenuhan gizi, media edukasi konsumsi ikan sejak dini, serta motor penggerak hilirisasi ekonomi biru.

Gagasan School Blue Food dari guru besar IPB ini terejawantahkan di Kabupaten Indramayu yang memiliki stok ikan sangat melimpah.

Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Indramayu, Edi Umaedi mengatakan, kolaborasi akademis ini merupakan momentum besar bagi wilayahnya yang kaya akan hasil laut.

“Indramayu memiliki potensi perikanan tangkap dan budi daya bandeng yang sangat melimpah. Melalui konsep School Blue Food ini, kami ingin memastikan kekayaan laut kita langsung berdampak pada perbaikan gizi anak-anak sekolah sekaligus mendongkrak kesejahteraan para pengolah ikan lokal,” ujarnya.

Dengan potensi besar itu, kata Edi, Kabupaten Indramayu memiliki ruang yang sangat luas untuk mengembangkan produk perikanan bernilai tambah.

School Blue Food diharapkan mampu menginspirasi lahirnya produk komersial yang sesuai dengan selera anak-anak dan pasar masa depan.

Berbagai inovasi produk yang kini mulai dibidik antara lain olahan bandeng crispy, fish crispy snack, kulit ikan crispy, abon crispy, hingga nugget ikan crispy.

Selain itu, tambah Edi, dikembangkan pula bumbu crispy berbasis kaldu ikan serta seasoning seafood alami yang dipadukan secara apik dengan rempah-rempah khas Indramayu.

Sementara itu, Prof. Wini Trilaksani menjelaskan, sekolah merupakan tempat terbaik untuk membangun kebiasaan baru dalam mengonsumsi pangan sehat berbasis laut.

“Pangan biru atau blue food memiliki nutrisi esensial yang sangat dibutuhkan untuk tumbuh kembang anak. Melalui pendekatan School Blue Food, kita tidak hanya mengenalkan produk olahan ikan yang aman, praktis, dan disukai anak-anak, tetapi juga menciptakan ekosistem ekonomi baru yang menghubungkan nelayan, UMKM, dan institusi pendidikan,” tutur Prof. Wini.

Implementasi program ini juga mendapat dorongan kuat melalui program Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi IPB University di Indramayu.

Kehadiran para mahasiswa menjadi ruang aksi nyata untuk memetakan persoalan di lapangan, memperkuat edukasi gizi, serta mendampingi UMKM dalam meningkatkan standar mutu produk agar lebih menarik dan bernilai jual tinggi.

Melalui sinergi multipihak, Pemerintah Kabupaten Indramayu, IPB University, pelaku UMKM, pembudidaya, hingga pengolah ikan sepakat untuk bergerak bersama.

Kolaborasi ini diharapkan mampu membangun ekosistem pangan biru yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat pesisir Kota Mangga.

(AH)

  • Related Posts

    JABATAN MONCER KADIS PUPR INDRAMAYU, TARIK MENARIK DUA KEPENTINGAN DI LINGKARAN PENDOPO

    Indramayu//insanpenarakyat.com – Masuknya dua pejabat dari Pemkab Cirebon untuk menduduki posisi moncer di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu, menjadi perbincangan hangat di kalangan pejabat dan kalangan politisi di kota Mangga. Mereka…

    Bupati Lucky Hakim Hadiri Syukuran Pembangunan Jalan di Bulak Lor, Warga Sampaikan Apresiasi dan Harapan

    Indramayu//insanpenarakyat.com – Suasana hangat dan penuh rasa syukur menyelimuti Desa Bulak Lor, Kecamatan Jatibarang, Senin (13/7/2026). Kebahagiaan itu dirasakan saat masyarakat Desa Bulak Lor menggelar syukuran atas rampungnya pembangunan Jalan…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *