Indramayu//insanpenarakyat.com – Jemaah haji Kabupaten Indramayu akan melalui sejumlah tahapan layanan sejak tiba di asrama hingga keberangkatan menuju Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Majalengka. Seluruh alur telah disiapkan untuk memastikan kelancaran proses pemberangkatan jemaah.
Kepala Seksi Pelayanan dan Fasilitas Pengembangan Ekosistem Ekonomi, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Indramayu, Nurali, S. PdI., menjelaskan bahwa jemaah akan berangkat dari Pendopo Indramayu menuju asrama haji untuk mengikuti tahapan awal. Di lokasi tersebut, jemaah akan disambut panitia dan menjalani pemeriksaan awal sebelum memasuki asrama.
“Alurnya pertama-tama jemaah datang dari Pendopo Indramayu ke asrama, kemudian disambut oleh tim panitia dari KPB PPIH Embarkasi, dicek kesehatan, diberikan gelang identifikasi, paspor, APD serta living cost, setelah itu masuk ke asrama untuk menginap satu malam sebelum ke bandara,” ujar Nurali kepada awak media, Rabu, (15/04/2026).
Ia menambahkan, keberadaan pengantar jemaah juga menjadi perhatian khusus karena tingginya antusiasme masyarakat dalam melepas keluarga yang berangkat haji. Oleh karena itu, koordinasi dilakukan dengan berbagai pihak untuk menjaga ketertiban selama proses pemberangkatan.
“Pengantaran jemaah haji merupakan seremoni yang tidak bisa terelakkan, sehingga untuk mengantisipasi keramaian kami merangkul dinas-dinas terkait seperti Dinas Perhubungan, kepolisian, Satpol PP, serta TNI,” ucapnya.
Dalam pelaksanaannya, pihak panitia juga menetapkan aturan ketat terkait area yang boleh diakses oleh pengantar. Hal ini dilakukan demi menjaga kelancaran mobilitas jemaah serta keamanan di lokasi pemberangkatan.
“Dari rumah hanya jemaah haji yang bisa masuk ke area pendopo, sedangkan keluarga atau pendamping tidak diperbolehkan masuk apalagi sampai mengantar ke embarkasi, cukup sampai di pendopo saja,” katanya.
Selain itu, kesiapan kesehatan jemaah juga terus dipantau melalui program vaksinasi wajib. Salah satu vaksin yang menjadi syarat utama keberangkatan adalah vaksin meningitis yang telah diberikan kepada jemaah sesuai ketentuan.
“Untuk vaksin meningitis bagi kloter pertama sudah selesai dilaksanakan, sedangkan vaksin lainnya seperti COVID merupakan tambahan yang berkaitan dengan pihak kesehatan,” ujarnya.
Dengan seluruh persiapan yang telah dilakukan, panitia berharap proses keberangkatan jemaah haji dari Indramayu dapat berjalan lancar. “Koordinasi lintas instansi terus diperkuat agar pelayanan jemaah sejak di asrama hingga keberangkatan menuju Kertajati berlangsung aman dan tertib,” ucapnya.
(AH)





