Indramayu//insanpenarakyat.com – Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Indramayu sukses menyelenggarakan acara pelepasan dan perpisahan siswa kelas IX Tahun Pelajaran 2025/2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat, lancar, dan penuh rasa syukur tersebut digelar pada Rabu Pon (10/6/2026) pagi, menandai babak baru bagi ratusan alumni muda.
Bertempat di Lapangan Serbaguna MTsN 2 Indramayu, Jalan KHR. Yusuf No.1 Desa Singajaya, Kabupaten Indramayu, acara ini dihadiri oleh seluruh jajaran guru dan staf pegawai dan juga Kepala Desa Singajaya Khairul Anam, tak ketinggalan, pengurus komite madrasah serta ratusan orang tua dan wali murid turut hadir langsung untuk mendampingi putra-putri mereka.
Dalam sambutannya, Kepala MTsN 2 Indramayu, Mohammad Kholid, S.Pd.I., M.Pd.I., menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian luar biasa tahun ini. Beliau mengumumkan kabar gembira bahwa sebanyak 114 siswa-siswi kelas IX dinyatakan lulus total dengan persentase kelulusan mencapai angka sempurna, yakni 100 persen, di mana 12 di antaranya berhasil menjadi lulusan terbaik.
Mohammad Kholid menegaskan bahwa prestasi membanggakan ini merupakan buah dari dedikasi tinggi murid dalam belajar, serta sinergi kuat dari tenaga pendidik. Selain itu, dukungan penuh dari orang tua selama tiga tahun masa pendidikan menjadi faktor kunci keberhasilan, termasuk keberhasilan meloloskan alumni ke SMA Negeri 1 Sindang, sekolah unggulan favorit yang dikenal sebagai ‘Sekolah Maung’.
Pada momen inti tersebut, Kepala Madrasah secara resmi melepas murid kelas IX sekaligus menyerahkan kembali tanggung jawab pendidikan mereka secara simbolis kepada orang tua. Prosesi serah terima yang berlangsung sakral ini menandai berakhirnya masa studi formal para siswa di lingkungan rumpun madrasah tersebut.
Melalui momentum ini, Mohammad Kholid berpesan agar para lulusan tidak cepat berpuas diri dan tetap menyalakan semangat dalam mengejar cita-cita. Beliau memotivasi para siswa untuk terus melangkah mantap ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, sesuai dengan bakat, minat, dan potensi unik yang dimiliki masing-masing anak.
Sementara itu, Pengawas MTsN 2 Indramayu dari Kantor Kementerian Agama Indramayu, Casman, M.Si., turut memberikan arahan penting terkait masa depan wajib belajar. Beliau menekankan agar seluruh lulusan melanjutkan sekolah karena saat ini pemerintah telah menetapkan program wajib belajar menjadi 13 tahun, mulai dari usia anak-anak hingga tingkat menengah atas.
Rasa terima kasih yang mendalam juga mengalir dari perwakilan orang tua murid, Ibu Nahriyah, atas kesabaran para guru dalam membimbing anak-anak mereka hingga berakhlak mulia. Ia juga memohon doa restu agar anak-anak alumni MTsN 2 Indramayu dapat terus menuntut ilmu setinggi-tingginya demi menyongsong target generasi emas masa depan.
Suasana haru pun memuncak menyelimuti lapangan serbaguna saat perwakilan murid memberikan kenang-kenangan dan menyampaikan ucapan terima kasih terdalam kepada para guru. Tangis bahagia dan pelukan hangat menjadi simbol akhir dari perjalanan indah mereka di tingkat madrasah, sekaligus gerbang awal untuk menapaki masa depan yang lebih cerah.
(Yusuf R)






