Indramayu//insanpenarakyay.com – Bupati Indramayu Lucky Hakim meninjau langsung kegiatan pengangkatan eceng gondok yang memenuhi saluran pembuang di Kalentahu, Kecamatan Indramayu, Senin (10/8/2026).
Pengangkatan eceng gondok dilakukan sebagai langkah taktis untuk mengembalikan fungsi saluran pembuang agar dapat mengalirkan air secara optimal, terutama ketika terjadi peningkatan debit air dari wilayah perkotaan Indramayu.
Dengan saluran yang kembali normal, aliran air diharapkan lebih lancar sehingga dapat mencegah potensi luapan air yang berdampak pada lahan pertanian maupun permukiman warga.
Bupati Indramayu Lucky Hakim mengatakan, penanganan eceng gondok tidak hanya dilakukan untuk menjaga kelancaran saluran, tetapi juga perlu diarahkan pada pemanfaatan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
“Kita bersihkan eceng gondok ini agar saluran kembali berfungsi dengan baik. Tetapi setelah diangkat, jangan sampai hanya menjadi limbah. Kalau memungkinkan, eceng gondok ini bisa dimanfaatkan dan diolah menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, eceng gondok yang selama ini dianggap sebagai gulma perairan dapat dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai guna. Sehingga penanganannya tidak hanya menyelesaikan persoalan lingkungan tetapi juga membuka peluang ekonomi.
“Jadi ada dua manfaat yang kita harapkan. Saluran air menjadi bersih dan lancar, sementara eceng gondok yang diangkat bisa dimanfaatkan untuk produk kerajinan atau kebutuhan lainnya. Ini yang perlu kita pikirkan bersama agar memiliki nilai tambah,” katanya.
Bupati Lucky Hakim juga menekankan pentingnya pemeliharaan saluran secara berkelanjutan dengan melibatkan pemerintah dan masyarakat agar tumpukan eceng gondok tidak kembali menghambat aliran air.
Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mendorong langkah-langkah taktis dalam menjaga fungsi saluran pembuang sekaligus mengembangkan potensi pemanfaatan sumber daya lingkungan untuk mendukung pencegahan banjir dan peningkatan ekonomi masyarakat.
(Yusuf R)




