Sambut Zona Industri, Kecamatan Sukra Tetap Prioritaskan Kawasan Pertanian

Indramayu//insanpenarakyat.com – Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, bersiap menyambut babak baru sebagai kawasan industri. Langkah besar ini diambil dengan komitmen kuat bahwa kemajuan ekonomi melalui industrialisasi harus berjalan beriringan dengan kelestarian lahan pertanian.

Pihak Kecamatan Sukra menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pengembangan ini. Camat Sukra, Sigit Widiyanto, optimistis bahwa kehadiran kawasan industri akan menjadi motor penggerak ekonomi lokal, terutama dalam menciptakan lapangan kerja baru bagi warga sekitar.

“Kami siap mendukung penuh sepanjang prosesnya patuh pada aturan. Prioritas kami adalah memastikan adanya keseimbangan antara pembangunan fisik dan keberlanjutan sektor pertanian,” ungkap Camat Sukra. Ia menekankan bahwa sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat adalah kunci agar manfaat pembangunan ini benar-benar merata.

Langkah serius ini juga dikawal langsung oleh pemerintah pusat. Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, melakukan peninjauan lapangan pada Minggu (19/04/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan bahwa lahan yang akan digunakan untuk mendukung program hilirisasi industri tidak menabrak aturan tata ruang.

Dalam peninjauannya, Menteri Nusron menegaskan bahwa pemerintah sangat berhati-hati dalam kebijakan alih fungsi lahan. Fokus utamanya adalah memverifikasi status lahan agar tidak masuk dalam zonasi Kawasan Pertanian Pangan Berkelanjutan (KP2B) maupun Lahan Sawah Dilindungi (LSD).

“Kami ingin memastikan kesesuaian tata ruangnya dengan berkoordinasi bersama dinas terkait di tingkat kabupaten maupun provinsi. Pengawasan alih fungsi lahan ini strategis karena menyangkut ketahanan pangan nasional,” tegas Nusron Wahid.

Melalui pendekatan kolaboratif, wilayah Sukra diharapkan tidak hanya tumbuh menjadi pusat industri yang modern, tetapi juga tetap berdiri kokoh sebagai lumbung pangan. Pemerintah berkomitmen agar akselerasi pembangunan tidak menggerus lahan sawah secara masif, sehingga kedaulatan pangan tetap terjaga di tengah arus industrialisasi.

Dengan pengawasan ketat dan perencanaan yang matang, Sukra kini menatap masa depan sebagai kawasan strategis yang mampu menyeimbangkan ambisi ekonomi dan tanggung jawab ekologi.

(AH)

  • Related Posts

    Melihat Tradisi Surak Haji di Indramayu, Selalu Dinanti Warga Setiap Tahun

    Indramayu//insanpenarakyat.com – Momen ibadah haji rupanya tidak hanya membawa kebahagiaan bagi jemaah yang berangkat ke tanah suci maupun keluarganya saja. Di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, momen kebahagiaan itu juga ditularkan…

    Dua Dekade Hafidz Maulana Hidupkan Musik di SMPN Sindang

    Indramayu//insanpenarakyat.com – Di balik deretan prestasi seni SMPN Unggulan Sindang, ada sosok guru musik senior yang konsisten menularkan cinta pada nada dan irama. Adalah Hafidz Maulana, S.Pd, guru seni musik…

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *