Indramayu//insanpenarakyat.com – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Indramayu Atang Suwandi, secara resmi melantik serta mengambil sumpah kepada Abdul Kodir selaku kuwu terpilih Pengganti Antar Waktu ( PAW) Desa Kaplongan Kecamatan Kedokanbunder yang diselenggarakan di Aula gedung Kecamatan Kedokanbunder pada Selasa ( 02/06/2026).
Turut hadir Plt.Kepala Dinas PMD Indramayu, Camat, Panitia Pilwu, Forkopimcam Kedokanbunder, Danramil, Kapolsek, Ketua Karangtaruna, PKK Kecamatan Kedokanbunder, Para Kuwu se Kecamatan Kedokanbunder serta tamu undangan.
Atang Suwandi selaku Plt. Kepala Dinas PMD Kabupaten Indramayu mengatakan, Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi tingginya BPD Kaplongan, panitia Pilwu PAW serta masyarakat Kaplongan yang telah melaksanakan Pemilihan Kuwu Antar Waktu dengan berjalan lancar dan sukses. Pemilihan Kuwu Antar Waktu untuk kuwu yang berhenti dengan sisa masa jabatan lebih dari 1 tahun, akan dilaksanakan Musdes Pemilihan Antar Waktu. Pemilihan Kuwu Antar Waktu dalam memilih calon kuwu dilaksanakan melalui mekanisme musyawarah mufakat atau melalui pemungutan suara yang telah disepakati dalam musyawarah desa PAW di Kabupaten Indramayu telah dilaksanakan sejak 2029 dan di tahun 2026 ini sudah 4 desa yang telah melaksanakan Pemilihan Kuwu Antar Waktu, yaitu Desa Jengkok Kecamatan Kertasmaya, Jatibarang Baru Kecamatan Jatibarang, Kecamatan Sukra serta Desa Kaplongan Kecamatan Kedokanbunder, ” tuturnya.
Selanjutnya secara pribadi maupun atas nama Pemerintah Indramayu mengucapkan selamat atas terpilihnya dan dilantiknya sodara Abdul Kodir sebagai Kuwu Desa Kaplongan dengan masa jabatan sampai dengan 15 Agustus 2029, sekaligus menitip pesan kepada kuwu yang baru terpilih sekalipun bukan dipilih melalui pemilihan serentak, agar dapat menjalankan tugasnya untuk melaksanakan pembangunan desa, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat desa dengan mempedomani perundang undangan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, meningkatkan kwalitas hidup masyarakat desa serta menanggulangi kemiskinan,” tutupnya.
(Dulyaman)




