Indramayu//insanpenarakyat.com โ Anggota DPRD Jawa Barat Fraksi Golkar, H.Taufik Hidayat, S.H, yang juga sebagai PLT DPD Partai Golkar Kabupaten Indramayu menggelar kegiatan Reses dalam rangka pengawasan penyelenggaraan pemerintahan Tahun Sidang 2025โ2026 di Desa Krangkeng, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, pada Sabtu (08/08/2026).
Reses tersebut dihadiri oleh ketua PK H.Alfas Hermansyah, Tokoh Agama dari desa Krangkeng Abah H.Badrudin Yuha dan beberapa PD Partai Golkar di wilayah Kecamatan Krangkeng Kabupaten Indramayu Jawa Barat
Reses tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Sejumlah warga menyampaikan aspirasi di luar hasil musyawarah desa, menunjukkan antusiasme tinggi terhadap kesempatan berdialog langsung dengan wakil rakyat.
โUntuk hasil reses banyak masyarakat yang menyampaikan soal Pertanian, Sampah, Garam dan jalan usaha tani,โ kata H.Taufik Hidayat
Dalam kesempatan itu, legislator asal Kabupaten Indramayu tersebut menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan nasib warga. Ia berjanji akan berupaya maksimal meningkatkan alokasi anggaran Provinsi Jawa Barat bagi sektor pertanian agar sejalan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan sesuai job dan tupoksinya.
Salah satu masyarakat yang hadir di acara tersebut bapak Wartum dari Desa Kalianyar merupakan PD desa kalianyar mengeluhkan tentang pertanian yang panen cuma sekali karena wilayahnya itu tadah hujan dan susah mendapatkan air untuk mengairi sawah masyarakat khususnya wilayahnya di desa Kalianyar kecamatan krangkeng kabupaten indramayu jawa barat, “Kalianyar ini susah dapat giliran air hingga tidak bisa panen 2 kali, mohon di perhatikan oleh bapak Dewan H.Taufik agar masyarakat kami bisa sejahtera karena bisa panen 2 kali.” keluh Wartum
Menurutnya, sektor pertanian merupakan tulang punggung ekonomi daerah yang harus mendapat perhatian lebih. Dengan dukungan anggaran yang memadai, diharapkan kesejahteraan petani meningkat dan akses infrastruktur pertanian semakin baik.
Reses ini menjadi wadah penting bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperkuat hubungan antara wakil rakyat dan konstituen.
(Dulyaman)




